Tuesday, April 3, 2012

Skripsi = Syarat lulus

assalamualikum
menjadi sebuah dilema bahkan masalah bagi setiap mahasiwa yang berada di jenjang tingkat akhir, ketika pintu kuliah sebentar lagi mau berakhir dan setiap kaki siap untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, dan mulai berpikir untuk membangun massa depan yang cerah. faktanya harus menghadapi yang namanya skripsi, yeah skripsi.

Mau tidak mau setiap mahasiswa yang telah menempuh pelajaran di kuliah, harus membuat suatu karya ilmiah sebagai syarat wajib lulus dari sebuah universitas. memang masalah skripsi suatu masalah yang clasic, setiap mahasiswa pasti akan menghadapinya dan berupaya agar skripsi tersebut dapat selesai bagaiman pun caranya.
fakta yang menarik yang penulis amati di lingkungan sekitar, ada dua pandangan berbeda tentang skripsi yang pertama mahasiwa yang berpandagan wajibnya skripsi untuk menjadi suatu syarat lulus dan yang kediua mahasiwa yang berpandangan tidak perlu ada skripsi. penulis hanya mau memberikan opini penulis terhadap dua opini berbeda ini:

1.wajibnya skripsi
ada kecenderungan mahasiswa ini adalah mahasiwa yang memiliki motivasi dan telah memiliki rencana arah tujuan kedepan. maksudnya bisa dikatakan mahasiswa yang berkarakter personal displin dan rajin, yang benar-benar meluangkan waktunya untuk mengali pontensi diri dan terus belajar. mahasiwa tipe ini cenderung tidak mau menghabiskan waktu yang kurang bermanfaat.   memiliki pandangan bahwa dalam perjalan hidup ada jenjang-janjang yang harus dilewati dan dalam melewati jenjang itu harus melewati namaynya proses. hal tersebut lumrah dan merupakan tahapan-tahapan dalam hidup.

2. skripsi tidak wajib
mahasiswa ini merupakan mahasiwa yang selalu berpikir praktis, ia mau cepat lulus tapi tidak melalui suatu proses. mahasiswa ini cenderung tidak serius dalam menempuh pelajranyang yang ada di kuliah, tidak ada motivasi untuk dapat berpikir dan bertindak melebihi batas kemapuannya. kecenderungannya selau mencari alasan-alasan yang dirasionalisasi untuk mengkuat argumenya bahwa hal tersbut itu logis untuk dilakukan. kuliah hanya sebagai alat mengisi waktu luang.

menurut pendapat penulis skripsi itu wajib hukumnya yang artinya skripsi meupakan suatu alat penilayan bagi mahasiswa yang dinilai oleh dosen bahwa mahasiwa tersebut telah siap dan mempunyai kapasitas disipin ilmu yang cukup untuk terjun dan berkontribusi di maysarakat. dalam skripsi yang dinilai bukanlah dari fenomena yang diangkat merupakan isue yang tern atau menemukan suaut solusi dari suatu permasalahan dari penelitian itu atau analisis yang dilakukan dalam penelitian sangat baik dan bermanfaat. hal itu memang penting dan menunjag tapi inti dari skripsi itu sendiri adalah melatih para mahasiwa untuk berpikir logis , systematis dan relaven dan menuangkan  ide dalam suah tulisan ilmiah. 

setiap kali ada permintaan pasti akan memunculkan sebuah peluang, sama halnya dengan mahasiswa yang drop  dan stuck dalam mengerjakan skripsi. maka dipililah jalan yang praktis dan cenderung melangar aturan. hal tesebut masalahnya bukan dari harga jual beli skripsi yang mahal atau mahasiswa yang mendapatkan nilia bagus atas pembelian skripsi tersbut. tapi hal yang subtansial dari skripsi itu sendiri yaitu mahasiwa telah melompat dan tidak melewati proses dalam pembelajaran diri untuk berpikir logis dan systematis. tentunya mahsiwa itu mengalami kerugian ia telah menyiayiakan sekitan tahun untuk melewati proses.  

banyak mahasiwa bertanya dan mencari cari apa tipdan trik agar skripsi bisa cepat selesai, menurut penulis jawabanya pastilah telah diketahui olehs etipa mahasiwa hanya saja selalu mencari-cari alasan-alsan agar hal tersbut tidak logis. sebenarnya megutip dari aa gim dengan istilahnya 3M yaitu dimulia dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil dan mulialah dari sekarang, jadi secara gampangnya adalah kerjakan saja.........just do it..

No comments:

Post a Comment