Showing posts with label My Opinion. Show all posts
Showing posts with label My Opinion. Show all posts

Tuesday, March 6, 2012

Keadaan Kota Palembang Sekarang

assalamualaikum
banyak peristiwa yang terjadi banyak pula catatan tinta sejarah terjadi. begitu pula dengan perkembangan kota palembang dari waktu ke waktu. banyak kejadian penting yang terjadi menciptakan catatan sejarah emas bagi kota Palembang. perkembangan kota palembang dewasa ini memang bisa dikatakan bergerak pesat. dimulai pembangunan insprasuktur, pebangunan fasilitas publik, dan pengunaan  teknologi terbaru telah sedikit banyak merubah wajah kota Palembang.


Saturday, February 11, 2012

Alay (My Opinion)

assalamualaikum
sebenarnya penulis telah lama ingin membuat suatu articel (my opinion) tentang fenomena alay. yeah... alay merupakan fenomena umum yang terjadi dewasa ini. tidak diragukan lagi fenomena itu menjagkit para anak muda. secara definisi dan penjelasan alay masih simpang siur banyak versi yang beredar. ada yang mengatakan bahwa alay itu hal biasa, norak, blah-blah. dll.

Saturday, November 5, 2011

kampung inggris pare kediri jawa timur

assalamualaikum

thanks you so much dude, you merely devide your time to take around my artikel. obvioustly this is my experiance, i mean my old experiance. i just wanna share for everybody to be set up for the first before go to the pare kediri. like guide to you to be prepare face the war, lol yah that such excessive. i hopeness this artikel can be hot artikel and get positip respone.......allow me to bring you dude to read my artikel, just enjoy for the while. oh ya dude, dont forget to be leave comment, it so apreciate.   

dewasa ini memang menciptakan suatu kompetisi persaingan yang ketat, jadilah setiap orang berlomba-lomba untuk meningkatkan kapasitasnya dan menumbuhkan soft skillnya. bahasa inggris merupakan syarat mutlak yang harus bisa dikuasai oleh setiap individu untuk bersaing. dan bukan rahasia umum bahwa bahasa inggris mejadi hal yang sulit dipelajari di kalagan masyarakat indonesia.

di jawa timur terdapat suatu kampung tepatnya di daerah kediri,  dan lebih specipiknya di pare. disana terdapat kampung yang dipenuhi oleh berbagai macam kursus bahasa inggris. dan tentunya memberikan fasiltas kepada setipa orang yang berminat untuk stay di sana dan belajar penuh bahasa inggris. secara singkat, disana memberikan pelayan yang boleh dibilang cukup lengkap, di sana disediakan kosan bahkan camp kepada setipa siswa yang ingin memperdalam dan fokus belajar bahasa inggris.



penulis hanya mau membagi pengalaman kepada setiap orang tentang bagaiman sih berthan, survive, adaptasi, dan belajar. yang baik di kampung inggris tersebut. harus diakui penulis juaga stay di sana hanay 1 bulan. tetapi banyak pelajaran dan pengalaman yang didapat. dan sangat sayang bila pengalamn itu hanya di pendam dan tidak di bagikan kepada setipa orang.

persiapan :
1. persipkan uang, hal sangat penting. pastikan budjet yang dimiliki bisa menunjang dan mensupport untuk survuve di sana. kalau untuk nominal sendiri sulit diperkirakan, tapi sebanyak uang yang dibawa kalau orangnya tidak dapat memanage keuangan, yah pastilah uang itu terasa sedikit.

2. tentukan dulu niat kita di sana, bermian, hanya liburan, sekdar ngisi waktu luang atau bener-bener fokus belajar. hal ini menjadi penting dikarenkan akan memberikan dorongan motivasi kita disana dan tidak salah langkah dan akhirnya hanya menghamburkan uang dan waktu dan akhirnya tidak mendapatkan apa-apa.

3.berpikir positip. banyak orang yang beranggapan bahwa ia tidak bisa bahasa inggris sama sekali dan akhirnya menjadi takut dan malu untuk belajar ke sana. perlu ditegaskan setiap orang yang belajar di sana adalah orang-orang secara kemapuan bahasa inggris sangat kurang, jadi jangan patah arang, kalah sebelum bertandiing. percaya diri saja bahwa memang bahasa inggris bukan bahasa kita, dan kalau kita tidak bisa itu merupakan hal yang wajar dan tetap melaju saja untuk terus belajar.

4. hati- hati, dalam bertransaksi sesuatu, kalu mungkin dimungkinan anda bisa berbahasa jawa itu lebih baik. dikarenkan banyak pedagang yang mengunakan kesempatan kepada orang asing yang mengunakan bahasa bukan bahasa jawa. menaikan harga. jadi jangan ragu untuk menolak dan menawar jika anda dalam melakukan transaksi sesuatu.

5.barang bawaan, menjadi hal yang lucu bila kita melihat banyak orang pergi ke pare denga membawa barang bawaan yang sangat bayak, dan kadang barang bawaan yang tidak perlu dibawa, pastikan barang yang dibawa memang perlu dan sangat membantu anda dalam belajar disana.

6.mental, suatu yang sangat perlu diperhatikan. menurur pengalaman penulis, banyak orang-orang yang gak kuat mental di sana. maksudnya mereka tidak bisa beradaptasi di sana, merasa bosan, kurang semagat dalam belajar. dan akhirnya mereka memilih mundur dan pulang lebih awal sebelum proses balajar berakhir. ha ini sebanding lurus dengan niat anda datang ke sana.

7. kesehatan, penulis akui bahwa hal ini harus mendapat porsi perhatian yang khusus, dikarena kan menurut pengalamn penulis yang harus sakit selma 4 hari disana, menjaga kesehatan dengan tidak terlalu capek dan mengkonsumsi makana sehat menjadi penting. dan sedikit tambahan kalau dirasa perlu memakan obat multivitamin sebagai peningkat daya tahan tubuh. 

hal yang menarik :
1. bagi anda yang baru pertama datang ke pare, pastilah harus bisa beradaptasi dan mengikuti nilai dan norma yang ada di masyarakat disana. tapi hal tersbut menjadi sangat menarik dan merupakan pengalaman yang baru. untuk anda bisa belajar dengan lingkunga yang baru dan menambah wawasan anda

2. tempat baru dan tentunya teman yang baru, anda pastinya banyak menemuhi orang-orang di berbaga daerah disana, jadikan hal ini menjadi khasanah belajar anda dan tentunya menambah teman 

3. disana anda akan mencoba belajar menjadi pribadi yang sederhana dan menyatu dengan alam biasanya anda hidup dengan serba ada, coblah untuk belajar sederhana secara langsung ini dapat melatih kepribadaian anda.

4. sepeda, penulis sarankan pada saat awal di sana, segeralah untuk menyewa sepda, jangan ragu untuk menawar dengan pedagangnya. mengunakan sepada menjadi hal yang mengasikan disana, sebab selain sehat bagi tubuh, kendaraan ini menjadi suatu kendaraan wajib bagi orang yang mau belajar disana. jalan jauh menjadi ringan karena mengunakannya.

5.makan, boleh dibilang untuk ongkos makan di apre relative lebih murah, ini pengalaman penulis bila di bandingkan ongkos makan di bandung, di pare jauh lebih murah. tetapi hal inti menjadi sangat relative, tergantung dari si individunya sendiri bagaiman ia menyesuaikan ongkos makannya dan mengatur biaya konsumsi di sana.

6. sambil menyelam minum air, karena banyaknya orang berbagai daerah di sana, dan tentunya berbagai karakter, kenapa anda tidak sekalian mencari kecengan/teman dekat.   

7.bisanya di tempat kursus di akhir pekan menawarkan paket liburan, kalu anda memiliki uang lebih kenapa tidak mengikutinya dan merefresh pikiran untuk sejenak

hal yang mesti diperhatikan :
1.setelah anda sampai disana pilihlah paket apa yang anda cari apakah anda mau mengambil grammer, prouncation, speaking atau TOEFEL, itu tergantung dari keperluan anda. penulis sarankan kalau anda memang dengan niat sunguh-sunguh belajar dan merencanakan study secara lama sekitar 3 bulan atau lebih. sebaiknya anda harus fokus dari step awal saja.

2. tentunya saat anda di sana anda harus mentukan anda mau tinggal dimana, bila anda orang yang suka bebas dan tidak mau dikekang aturan silakan mencari kosan, dan bila anda benar-benar ingin belajar dengan atmospher mendukung pilihan camp menjadi solusi.

3.waktu study, anda harus memperkirakan bujdet dan waktu study anda, mungkin dengan waktu anda hanya 1 bulan belajar di sana, bisa menimbulkan motivasi untuk belajar lebih dan anda kan melanjutkan studi anda secara mandiri dengan belajar otodidak. yang terpenting adalah setelah anda pulang dari pare anda mendaptakan pengalaman dan semagat untuk belajar dan fokus akan bahasa inggris.

4.secara umum tempat kursus yang ditawarkan adalah sama, entah itu dia sudah lama berdiri ataukah dihuni oleh staf yang berpengalaman. hal itu menjadi pudar dan tidak berarti kalau dari diri anda sendir tidak di motivasi untuk fokus belajar. jadi kesimpulannya setiap kursus disana itu  sama baiknya, ini tergantung anda sendiri, pihak kursus hanya mengajari dan untuk bisa memahami dan mengaplikasikan ilmu tersebut adalah diri anda sendiri.

5.sebenarnya tidak ada jaminan. bahwa, bila anda pulang dari pare anda kan mahir berbahasa inggris, jadi manfaatkan waktu yang sangat sebentar untuk mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya di sana.

6.di massa liburan tidak dipungkiri di pare bermunculan kurus-kursus, kos, dan champ dadakan, sebenarnya hal tersbut biasa terjadi, hanya saja kalau anda sebagai pelancong awal diharapkan berkonsultasi dahulu dengan kerabat atau teman yang pernah menimbah ilmu di sana.

note :
artikel ini tidak dimaskudkan untuk mempromosikan ataupun mengkomersilkan sesuatu di kampung inggris pare kediri, ini hanyalah sebuah artikel berbagai pengalaman kepada setiap masyarakat indonesai yang ingin memperdalam bahasa inggrisnya dan penulis hanya menawarkan solusi bahwa ada tempat yang kondusip dan propespektip untuk menimba ilmu. semoga bermanfaat 
















Wednesday, October 26, 2011

Gudang Selatan (my opinion)

assalamulaikum
well, this is all about gudang selatan bandung, honestly i am was have twice to observase the condition,then got impression about the situation. i thing has two side perpective, marginal and survive. hopeness this artikel could be reference to someone with concern of marginal.

suatu hal yang biasa, bila kita sejenak menegok sisi lain kota besar. dari hiruk pikuk aktivitas dan kesibukan setiap orang hulu hilir. kaum terpingirkan bisa dibilang ada di pingir-pingirnya. salah satunya yang menjadi pembahasan di artikel ini adalah kaum yang ada di gudang selatan bandung.di sana  merupakan tempat para pemulung/tuakng gerobak sampah  berdomisili,.



pemulung secara umum mungkin sudah banyak artikel yang membahas tentang itu dan masyarakat luas telah tau apa itu pemulung, secara umum mereka adalah kaum yang coba bertahan hidup dari ganasnya persaingan hidup di kota besar. mereka tidak mau di pangil pemulung mereka lebih suka di panggil tukang gerobak sampah. hal ini bisa dimaklumi, dikarenakan mereka bukan seperti pemulung lepas yang ada dijalan-jalan yang mengabil sampah dijalan-jalan, membawa karung. mereka mengatakan mereka lebih terorganisir dan tertip. apalagi mereka di bayar oleh RW yang mengunakan jasa mereka unutk mengambil sampah di perumahan-perumahan. secara singkat bisa dikatakan mereka legal dan pola kerjanya tertata.


menurut salah satu  sumber yang penulis wawancarahi, di gudang selatan ada sekitar 20-25 tukang pengambil sampah, dengan perkiraan 80% laki-laki dan 20% perempuan. dan jumlah gerobak sampah diperkirakan sekitar 15-17 buah. mereka biasanya mengambil sampah di waktu pagi hari dan di sore hari. di pagi dan sore  hari merupakan saat dimana masyarakat membuang sampahnya.

gudang selatan menjadi tempat berdomisili dan  tempat pengepul barang bekas berdiri sejak lama sekitar puluhan tahun yang lalu. bisa dikatakan peredaran uang dari hasil ini cukup bagus melihat existensinya yang telah lama ada.

secara aksess administrasi mereka legal, menerut sumber, rata-rata para tukang gerobak sampah disini memiliki KK dan KTP. serta memiliki kartu akses kesehatan. bisa diaktakan mereka telah berdaya secara adminsitrasi. kalau kita bandingkan dengan pumulung lepas, hal tersebut mungkin susah untuk di dapat, pemulung lepas biasanya tidak memiliki KTP dan secara adminstrasi untuk mendapatkan layanan publik menjadi sulit.

perpective marginal dan survive
marginal secara generall adalah suatu  yang  mengambarkan  jelek, bodoh, miskin. mungkin itulah yang ada di setiap perpective umum orang banyak. dak dapat dipungkiri kehidupan yang keras telah menjerumkan orang-orang yang tidak dapat bersaing dan akhirnya mereka harus memilih bertahan hidup dengan menempuh pekerjaan-pekerjaan yang sebenarnya tidak bisa dikatkan layak. 

bertahan dari hari-kehari dengan bisa cukup makan merukan hal yang bisa dikatakan cukup bagi mereka, tidak ada harapan mereka kecuali  bisa menyekolakan anak-anak mereka setingi mungkin agar kelak bisa meruabah nasib dan tidak menyikuti pekerjaan ini.

sudah selayaknya bagi kita harus bisa bersyukur apa yang telah kita dapatkan sekarang, mungkin advise klasik yang sering diulang-ulang."cobalah melihat ke bawah sebagai batu loncatan agar kita bisa melesat ke atas"

Thursday, October 13, 2011

hidup ini berputar

assalamulaikum 

hidup ini berputar, that sound not weird, in fact that statement often look in all word inspire or advertising. if you realize how about do you run your life,  find mean of  life. when you down, you push motivated in mind to be struggle. otherwise, when you on the top. you thing all stuff is easy and tadeency to forgeting shukur. "life like roller coster,  you cant avoid it, when you on the top be prepare your self to strongh enough, then if one time you be fall. you are ready to face it and survive"

"hidup ini berputar" 
suatu yang harus diterima setiap manusia bahwa kodratnya tiada yang abadi di dunia ini. dan tiada yang bisa menjamin akan keberlangsungan kesuksesan kita. semuanya berlangsung berputar seperti roda. kadang kita berada diatas dan pasti suatu saat kita akan berada di bwah.

merenungi arti hidup dengan memahami makna arti hidup ini berputar adalah bagaimana kita bershukur dan tetap setia untuk selalu sabar dalam menjalani hidup. hidup memang tidak sealau berjalan sesuai harapan kita, kadang membuat kita harus berpikir cermat untuk mempersipakan diri dan berlatih tangguh.



sebenarnya latar belakang menulis artikel ini lalu di post dikarenakan pada saat libur lebaran. penulis berkesempatan untuk pulang kampung. banyak hal yang sangat mengipirasi dan menjadi pelajaran hidup yang didapat atas pulang kampung tersebut. penulis mendapatakn pelaajran nyata bahwa benar apa yang sering dikatakan orang-orang bahwa hidup memang berputar


penulis ambil contoh. sewaktu sekolah penulis memiliki teman boleh dibilang ia anak yang biasa saja dan cenderung tidak memiliki keahlihan dan ia juga berasal dari keluarga yang serba kekurangan. tapi apa yang penulis liat sekarang, sungguh mencengangkan ia berhasil meningkatkan taraf hidupnya dan sekarang pun ia bersekolah di perguruan tinggi ternama dan mendapatkan beasiswa.

dan ada pula seorang teman sewaktu di bangku sekolah dulu ia adalah anak yang boleh dibilang sangat menarik. dikarenakan ia memiliki fisik yang sempurna di tambah lagi ia berlatar belakang keluarga yang boleh dikatakan terpandang. tapi apa jadinya sekrang, ini sungguh tidak kesengajaan penulis bertemu dengannya. penulis pun merasa bahwa hidup ini memang berputar. penulis tidak perlu menulis apa yang sbenarnya terjadi dikarenakan hal tersebut tidaklah etis untuk dijabarkan di ruang publik.

sebanarnya banyak hal yang mau di share tentang "hidup ini berputar", tapi penulis merasa hal tersebut tidaklah etis untuk di share dikarenakan hal tersebut merupakan aib seseorang, cukuplah penulis yang mengambil pelajaran dari arti penting kehidupan tersebut.

Wednesday, October 12, 2011

Indonesia Lawyer Club (My Opinion)

assalamualikum
well, why i am sure  take this isue to be share in my blog. cause  this program is one of  education program in tv, they show  discussing problem, of caourse up to date isue.  they invite  many expert in various field. frankly i never miss this program  every week. we audience just enjoy the show and decide what is the fucking true happen in this country. they allow public to be apprasie.alright let go to wrote...!

tontonan yang edukatip memang jarang kita temui di station tv indonesai, mungkin hanya sedikit itupun bisa di hitung dengan jari. harus diakui pula tv yang menawarkan program-programnya hanya melihat dari segi keuntungan saja. dengan membuat program yang tidak mendidik dan hanya mencari rating serta iklan.tidaklah aneh bila masyarakat indonesia bila ditanya acara apa yang menjadi favorit anda saat menonton tv?. pasti jawabannya tidak jauh dari sinetron, gosip, reality show, dll. 

baiklah kita kembali ke subjek, tulisan di atas hanyalah sebuah intermezzo. dari awal kemunculan acara indonesia lawyer club memang telah menjadi pusat perhatian. di pandu oleh seorang wartawan senior pak karni ilias, dengan suara khasnya yang serak dan perawakannya yang santai menambah keunikan sendiri  acara tersebut. bang one ya, itulah nama keren dari pak karni ilias. sebagai wartawan senoir tentunya daya analisisnya dan kemampuan  untuk mengali suatu fenomena sudah tak terbantahkan lagi. dengan jenaka dan tepat sasaran kadang membuat seorang yang ditanyanya kalang kabut untuk menjawab dan tidak heran kadang mencoba ngeles untuk menghindarinya.



penulis pun sangat kagum dengan daya tanggapnya melihat suatu persolan yang sednag up date di public ini. ia bisa dengan cepat mengambil suatu statemnet kemudian statment itu ia ubah menjadi suatu pertanyaan yang sangat mengena. harus di acungkan jempol pula bahwa acara ini telah menjadi acara yang paling ditunggu -tunngu setiap minggunya, bahkan pernah dikatakan nazarudin pun menonton acara ini ketika ia berada di luar negeri. kedengaranya sangat hebat bukan.


tokoh-tokoh yang diundang pun bukan tokoh yang sembarangan dimulai dari para menteri, DPR, para ahli hukum, sosial, politik, kesehatan, dan masih banyak lagi. yang tentunya, membuat acara ini ini tidaklah sebuah bincang-bincang yang nonsense tapi sangatlah exepert dan kredibel. tidak jarang dalam acara sendiri terjadi perdebatan yang sengit. tapi, justru itulah yan gmenjadi nilai plus bagi acara ini. dengan begitu masyarakat bisa menilai apa yang sebenarnya terjadi di negeri ini.

jujur penulispun banyak mendapat ilmu dari acara tersebut. sebagai akademisi tentulah selalu mencari referensi. banyak hal-hal yang mungkin banyak orang gak tau, dibuka di dalam acara ini.  ini yang membuat acaranya seru. menurut penulis sendiri terjadinya perbedaan pendapat adalah hal yang biasa, memang dalam setiap individu itu memiliki pandangan yang berbeda terhadap suatu persoalan tergantung dari pengetahuannya.

ada hal yang menarik di acara ini, dimana pak karni tidak hanya meminta pendapat dari ahli hukum, sosial, politik, ataupun pihak intasi yang berwenang juga. tapi dalam acara ini pak karni mengundang juga masyarakat biasa, mahasiswa dan tokoh budaywan sujiwotejo serta mantan DPR pak permadi. karena itu pendapatpun beragam. alur logika yang dipakaipun bebeda tapi intinya sama. semisal ada yang menarik mengenai statment sujiwotejo "kita harus menemuwi ibu Ani Yudoyono karena beliau adalah kepala negara karena hanya belaiu yang dapat memberikan solusi dari masalah negeri ini". menurut penulis apa yang di paparkan, kalau lebih di pikirkan lagi secara kacamata budaya indonesia, ada benarnya. tapi di lain pihak para akademi intelektual menilai hal tersebut adalah penghinaan dan tidak lebih dari bullshit.

tapi itulah namanya pendapat kita masyaraakat hanya  menyimak saja, apa yang benar itu masih misteri dan apa yang terjadi dimassa depan tiada orang yang tau. tapi secara garis besar acara tersebut cukup menadi referensi acara yang patut di tonton untuk menambah pengetauan dan sedikitnya mengetahui  fenomena yang terjadi di negeri ini.

Pemulung (my analisis case worker)

assalamualikum
well, actually this artikel is was  long time ago i wanna wrote, but i dont have mood to finish it, then when i get mood i dont have time and have some trouble. so i decide to full spirit run  acomplish it. this artikel is 100 % real, all stroy is  got by my self.  this way i tried to analisis cirle of person, specificly use  technique case work. the first story is  last semester (2010) i was have pratical work in organizaion, exactly this organization  movement to help marginal people, then i get task from organiztion to analizes some person how life with marginal. so this result. i am so sory if some person feel suffer, frankly iam just share about my experiance. that all


mari kita lit terlebih dahulu apa definisi pemulung sendiri. Pemulung adalah orang yang memungut barang-barang bekas atau sampah tertentu untuk proses daur ulang. Pekerjaan pemulung sering dianggap memiliki konotasi negatif.
Ada dua jenis pemulung : pemulung lepas, yang bekerja sebagai swausaha, dan pemulung yang tergantung pada seorang bandar yang meminjamkan uang ke mereka dan memotong uang pinjaman tersebut saat membeli barang dari pemulung. Pemulung berbandar hanya boleh menjual barangnya ke bandar. Tidak jarang bandar memberi pemondokan kepada pemulung, biasanya di atas tanah yang didiami bandar, atau di mana terletak tempat penampungan barangnya. Pemulung merupakan mata rantai pertama dari industri daur ulang.(wikipedia)

siapa yang tidak tahu profesi pemulung.Di negara kita, mereka ada dimana-mana, baik dewasa atau anak-anak. keberadaan mereka bagai pisau bermata dua. Di satu sisi, para pemulung turut memberi andil dalam menjaga dan membersikan lingkungan kita dengan memungut sampah dan barang bekas. Tapi di satu sisi juga sering di anggap mengganggu pemandangan. Pemulung mengambil berbagai barang bekas dari mana saja, jalan, tempat sampah, pekarangan, pasar terminal, dll.Itu sebabnya pekerjaan mereka kadang masih di kita pandang negatif, jorok, dll. 


circle of person 
seperti apa yang telah saya katakan diatas, penulis  melakukan penelitian secara teknik case worker dengan mengikuti kegiatan pemulung tersbut. dan diperloleh lah data sebagai berikut:

genogram 
1. profil (pemulung)
nama            : rio (nama samaran)
tgl                :  kupang 1985
status          : menikah ( baru sekitar 1-2 bulan)
Pendidikan : tamat SMP
cita-cita       : TNI

2. relationship
diliat pada gambar di sebelah kiri, itu menampilkan genongram, secara garis besar yang bisa diambil adalah rio memiliki hubungan erat dengan istri, anak pak asep, saudaranya yang tinggal di Cimindi.

3. financial
rio dalam keseharaiannya mendapatkan sekitar Rp 30.000/perhari. rinciannya konsumsi sebagai berikut:

rute mulung
makan  3x perhari  : Rp 15.000
rokok   1 bungkus : Rp   7.000
kopi      2 cangkir   : Rp   3.000
                                  ---------------
                                  Rp 25.000

 1 bulan konsumsi     
RP 25.000 x 30 = Rp 750.000
  nabung (uang sisa)
 Rp 5.000   x 30 = Rp 150.000 

4. job
history pekerjaan rio:
1. ABK kapal. rio bekerja sebagai seorang yang menjaga suhu mesin kapal, pengoperasian pompa    air, ia bekerja setelah lulus SMP. pendapatan sekitar Rp. 1.200.000 (pendapatan ini didapat untuk sekali pulang pergi mengantarkan barang).i ia berhenti bekerja dikarenakan di PHK oleh perusahan. dikarenakan, dicurigai captain kapal melakukan praktek KKN.

2. penjaga tokoh. setelah bekerja di kapal, ia bekerja sebagai penjaga tokoh. pendapatan perbulan Rp 800.000. ia berhenti dikarenakan pekerjaan tersebut terlalu berat.

3.Staf warung makan. pendapatan sekitar Rp 300.000. ia berhanti dikarenakan pekerjaan tersebut meberatkan dirinya.

4. pemulung. ia melakoni pekerjaan ini awalnya malu, tapi dikarenakan kebutuhan ia pun rela untuk melakukannya. awalnya ia hanya melihat-lihat temanya melakaukan hal tersebut. kemudian lambat laun ia mengikutinya dan sampai sekarang.

#berbagai tempat ia melakukan mulung
   -surabaya sekitar 1 tahun
   -jogya sekitar 2 bulan
   -semarang  sekitar 1 bulan
   -bandung sekitar 5 tahun (ia menetap di bandung sejak tahun 1998)

#waktu ia mulung, 3x sehari
  -pagi start pukul 6 samapai jam 11 siang
  -sore start pukul 3 sampai pukul 6 magrib
  - malam start pukul 7 malam sampai 9 malam

#memasok hasil mulung
  -bob albert 
  -ucup (cilaki)
  -gun
  -pak asep ( sahabat kontak) 
    
5. expectation in future
 -menabung. rio biasanya dalam sehari menyisakan uangnya sekitar Rp. 5.000. untuk ditabung. tetapi, uang yang ia tabung sering habis digunakan untuk ongkos pulang ke jogya. menjenguk istrinya yang sedang hamil. 

-membesarkan bayinya. ia sekarang ini sedang berusaha sebisa mungkin menyimpan uang untuk biaya persalinan istrinya.

-berwirausaha. ia berencaana bersama istrinya membuka usaha warung makan di jogya
-usaha tambal ban. ini juga menjadi cita-citanya untuk membuka usaha tambal ban.

Kesimpulan 

dari data siatas dapat diketahui bahwa kaum marginal merupakan kaum yang memang sulit berkembang. dengan penghasilan yang minim ditambah lagi akses akan mendpatkan pelayanan masyarakat yang sulit. membuat mereka selalu hidup di dalam kesusahan. ada kencenderungan juga bahwa pemulung merupakan suatu profesi dalam suatu pekerjaan,tetapi ada juga opini yang mengatakan  exsistensi mereka harus di batasi. tapi dilain pihak mereka hanya kaum yang mencoba mencari rezeki di tengah sulitnya bertahan hidup. 

mereka berujar mulung lebih baik dari ngemis. dikarenakan dengan mulung kita berusah sendiri mencari rezeki bukan meminta-minta di jalan. kalau kita lihat juga keberadaan mereak juga cukup memberikan kontribusi. yaitu bersihnya suatu kota dari sampah. walupun, kalau kita melihat pemulung pasti kita berpikiran hal yang kumuh, kemiskinan, bodoh dan lain-lain.

tapi harus diakui bahwa setipa pemulung bukanlah suatu profesi yang mereka inginkan, hal ini hanya suatu awal, diamana mereka menabung uang sebanyak mungkin kemudian uang tersbut. mereka gunakan untuk berwirausaha. perlu digarisbawahi, bahwa mereka masih memilih semagat untuk merubah kehidpuan mereka. walupun untuk menempuhnya harus lah dengan suatu kegiatannya menguras keringat dan rela untuk berpanas-panasan.  pemulung tidak mengambil semua sampah. Yang mereka ambil hanyalah sampah-sampah tertentu yang bisa didaur ulang.

Saturday, October 8, 2011

Difabel (My Opinion)

assalamualikum
not long day ago, i am was obtain task  my lecture, my friend tell me. he ask me to make some reason background about isue  difabel, cause this it imporant to lobby my task seminar. if my isue is good then teacher accepted. this isue could be run out ...that cool hah. well actuially it artikel i am quote from many foreign post and then  i got conclusion, if you dont mind read it and leave comment dude

difabel adalah sebutan bagi mereka yang mengalami cacat, baik bawaan sejak lahir, atau karena terkena bencana, kecelakaan dan sebagainya. Jumlah penderita difabel di indonesia memang menjadi kaum minoritas. Menurut data badan pusat statistik (2006), jumlahnya hanya sekitar 10 persen dari 250 juta total penduduk Indonesia.

Data baru yang dirilis kementerian kesehatan (Kemenkes, 2010), menyebut jumlah penderita difabel mencapai 3,11 persen dari populasi penduduk atau sekitar 6,7 jiwa. Sementara jika mengacu pada standar organisasi kesehatan dunia WHO dengan persyaratan yang lebih ketat lagi tentunya, diketahui jumlah penyandang cacat di indonesia mencapi 10 juta jiwa. Karena jumlah yang minoritas itulah, wajar jika keberadaan mereka kurang direspon secara positif. Baik dari pemerintah maupun masyarakat luas.

Benar adanya pemerintah telah sudah melakukan Gerakan Aksebilitas Umum Nasional (2010), sebagai penerapan UU Nomor 4 Tahun 1997 tentang penyandang cacat. Namun kenyataannya, UU tersebut belum efektif mengubah nasib kaum difabel di akar rumput. Itu terlihat dengan sikap masyrakat yang masih mengangap kaum difabel sebagai “sampah” yan gtidak layak mendapatkan pelayanan.

Jika perilaku diskriminatif terhadap kaum difabel ini terus berlangsung, maka kita akan menjadi bangsa yang berdosa. Masyarakat harus disadarkan  akan pentingnya sensibilitas dan penghormatan atas hak-hak kaum difabel. Meski minoritas,  kaum difabel itu harus diposisikan secara layak sesuai  dengan standar normalitas mereka. Standar normalitas itu adalah suatu kreteria yang digunakan untuk memandang suatu keberhasilan dan kemampuan. Dari perpektif kaum difabel sendiri. Dengan standar tersebut, sekecil apapun peran difabel akan kita apresiasi dan layak di pandang positip.

Menurut menteri sosial, Salim segat Al Jutri (2010), permasalahan kaum difabel memerlukan penaganan yang komperhensif dan berkesinambungan. Maka diperlukan keterlibatan semua intansi termasuk didalamnya adalah pemerintah, swasta, maupun masyarakat luas. Dalam sunia swasta atau usaha dapat menaruh kaum difabel sebagi subjek, yaitu memberikan keterampilan sehinga kaum difabel dapat berkontribusi dan menjalani kapabilitasnya sama dengan masyarakat lain yang normal. Hal ini merupakan bagian dari komitmen perusahan yang diatur nyata dalam UU No 4 Tahun 1997 tentang penyandang cacat. Ajakan Mensos, memang tepat adanya. 

Pasalnya, saat ini masih banyak perusahan yang enggan memperkerjakan kaum difabel. Entah dengan alasan efisiensi dan efektifitas dan lain-lain. Karena itulah sebgaina besar pengengutan didominasi oleh kaum difabel. Berdasarkan survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas, 2002), diketahui bahwa dari jumlah 20 juta penyandang cacat di Indonesia, sebanyak 80 persen atau sekitar 16 juta jiwa tercatat tidak memiliki pekerjaan.

why this isue is important

Menyangkut masalah disabel sbebnarnya merupakan isue lama yang telah ada  dimasyarakat, tentang kurangnya perhatian dan pengakuan akan pemberian layanan kepada kaum difabel. Di inosnesia sendir masih banyak dijumpai askes pelayanan yang kurang memberi kemudahan bagi kaum difabel, padahal kaum difabel adalah saudara kita sendiri dan layak mendapatkan apresiasi. Meliahat pribadi kaum difabel sendiri. Sebenarnya kaum difabel adalah orang-orang yang tangguh dan memiliki semagat akan meningkatkan kesejahteraannya. Hanya saja banyak kaum difabel yang tidak di support dan jadinya mereka hanya jalan di tempat.

Karena itulah isue kaum difabel layak untuk dibahas dan dikaiji, karena dapat memberikan pencerahan dan solusi bagi pemerintah dan masyarakat luas.