menjadi sebuah dilema bahkan masalah bagi setiap mahasiwa yang berada di jenjang tingkat akhir, ketika pintu kuliah sebentar lagi mau berakhir dan setiap kaki siap untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, dan mulai berpikir untuk membangun massa depan yang cerah. faktanya harus menghadapi yang namanya skripsi, yeah skripsi.
Showing posts with label education. Show all posts
Showing posts with label education. Show all posts
Tuesday, April 3, 2012
Wednesday, January 11, 2012
Waktu vs Malas
assalamualaikum
just my opinion, why we should appreciate the time, and use the best time. ......
menjadi hal yang clasic kalau berbicara tentang waktu semua orang secara umum mungkin telah tahu bahwa dalam sehari ada 24 jam, dalam seminggu ada 7 hari dan dalam sebulan 30 hari, dan seterusnya. benar kalau kita berpikiran dan berkakulasi tentang waktu. tapi, masih banyak orang yang selama ini penulis amati belum tahu apa subtansi dari waktu tersebut.
pemahaman seseorang tentang waktu dan menghargai waktu tersebut, sangat tergantung dari apa yang melatarbelakanginya, bila ia adalah orang yang sibuk dan orang yang bekerja di Bursa Effect, maka setiap detik waktu berlalu sangat berharga. dan tentuya sangat berbeda dengan orang yang penganguran yang merasa ingin sekali waktu itu berjalan cepat. tapi pada articel ini bukan subjeck itu yang mau dibahas dan mau saya opininkan. tetapi saya hanya mau menggarisbawahi dari waktu sehari 24 jam bagaimana kita menciptakan kualitas waktu yang bisa bermanfaat, apa implikasinya nanti dan mungkin kah hal tersebut bisa di lakukan.
mungkin sejak dari zaman dahulu telah ada istilah bangunlah nak di pagi hari, karena di pagi hari segala keberuntungan akan datang padamu, suatu nasehat clasisc yang kita sering dengar yaitu "kalu bangun siang rezeki sudah di patok ayam duluan". memang benar adanya hal tersebut. sejak dari dulu sebenarnya kita telah diberi tahu dan diajarkan bahwa menghargahi waktu dengan bangun pagi akan menciptakan banyak peluang dan rezeki akan lebih mudah didapat.
ada yang menarik bila kita melihat pada suatu negara yang sangat maju seperti negara Japan, disana ada suatu pemahaman bahwa, tidur dalam sehari cukup dengan 5 jam saja, dan sisa waktunya di lakukan untuk beraktifitas yang bermanfaat seperti belajar, belajar, belajar. dalam arti kata belajar dalam pemahaman masyarakat Japan bukan kita harus terus duduk di depan buku, membaca trus sampai habis. tapi makna balajar itu ada segala tindakan yang dilakukan secara benar dan setiap tindakan tersebut memilii makna dan dapat bermanfaat.
mungkin contohnya adalah di dalam rumah ada genteng yang bocor, secara umum kita tidak memiliki ketermapilan memperbaiki genteng tersebut. tetapi dengan sendirinya kita memberanikan membetulkan sendiri, dan pada akhirnya tanpa ia sadari telah belajar bagaimana memperbaiki genteng tersebut. jadi intinya segala sesuatu aktivias yang dijalani ada menfaatnya dan tentunya anda juga menjadi menghargahi waktu.
musuh utama dari pemanfaatan waktu adalah malas(tidur), sudah menjadi rahasia umum bila kita melihat, banyaknya pemahaman bahwa, "dari pada pusing lebih baik tidur", "udah tidur aj, mukin entar dapat hidayah". yah, itulah yang sering kita temui di dewasa ini, dan penulis tidak memunafikan bahwa hal tersebut pastinya terjadi di penulis sendiri dan tentunya pada setiap orang.
berbicara tentang tidur sebenarnya, banyak manfaat dari hal tersebut, tapi adanya suatu pemahaman yang mengatakan tidur dalam sehari harus 8 jam, sebenarnya hal tersebut ada benarnya tetapi menurut penulis kalau tidur terlalu lama menimbulkan effect malas. dan harus diakui memang tidur dengan 8 jam sehari, saat bangun tubuh menjadi segar dan sehat. tapi kalau kita melihat apa kebiasaan Nabi Muhammad SAW yang dalam sehari hanya tidur 5-4 jam. dan ia memanfaatkan waktunya dengan beraktivitas yang bermanfaat.
secara psikologi sebenarnya manusia itu memiliki kemampuan untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah, hanya saja dalam memberdakannya kita sering terbawa oleh namanya nafsu, dan pada akhirnya benar atau salah tersebut dikalahkan oleh nafsu. begitu pula dalam memanfatkan dan mengunakan waktu telah bisa membedakan aktivitas yang bisa bermanfaat ataupun tidak bermanfaat tergantung kepentingan yang melatarbelakanginya.
kesimpulan terakhir penulis mau mengatakan sebenarnya segala tindakan yang kita lakukan itu ada menafaatnya, tergantung hal tersbut bisa berguna atau tidak untuk kita sendiri, begitu pula memanfaatkan waktu apa pun kegitannya, sebenarnya baik dan janganlah waktu dihabiskan untuk tidur, lebih baik berkativitas (apa saja) dari pada menghabiskan waktu dengan tidur.
Tuesday, January 10, 2012
Hemat vs Pelit
assalamualaikum
alright, this article is my opinion, i am just interested how the fucking diffrent perpective between stingy and skimp.lol
dari dahulu mungkin sering kita mendengar apa itu pelit dan apa itu hemat, kedua saling beririsan dan sulit untuk dibedakan apa sebenarnya yang membedakannya. karena hal tersebut hanya diketahui pasti oleh orang yang melakukannya. oleh karena itu untuk bisa memberikan batas perbedaan kita harus melihat contoh ilustrasinya.
orang yang bisa dikatakan pelit adalah seseorang yang memiliki sumber daya baik itu materi, benda, jasa. dimana ia berpikiran bahwa sumber daya yang ia miliki tidak perlu dipergunakan dan apabila itu dilakukan apa konsekuensi yang saya dapatkan dan apa untungnya. dan lebih baik jika memanfaatkan sumber daya lain yang lebih mudah dan tidak akan meperkecil nilai sumber daya yang dia miliki.
contohnya. budi dan andi adalah teman bermain, suatu pagi budi berencanana pergi ke kampus jarak kosan dari kampus memang sedikit jauh. dan untuk mencapainya diperlukan kendaraan tranportasi motor. budi memiliki motor begitu pula temannya andi, si budi yang memiliki sumber daya tranposrtasi motor tidak ia gunakan dengan alasan pertimbangan seperti : gak ada bensinlah, motor baru dicuci takut kotor terkena hujan,dll. akhirnya si budi meminjam motor si andi untuk pergi ke kampus. si andi yang kebetualan orang baik, dengan rela meminjamkan motornya.

dari contoh diatas dapat dilihat si budi orang berwatak pelit, ia memiliki sumber daya, tapi ia tidak mau mengunakan sumber dayanya dan akhirnya dengan pertimbagan -pertimbangan ia memutuskan meminjam saja sumber daya orang lain. jadi intinya orang pelit adalah seseorang yang memiliki sumber daya/mampu tapi kemampuannya tidak ia gunakan dan ia lebih baik mengunakan sumber daya orang lain. ha ha
kemudian kita beralih ke hemat, sebelum kita membahasnya mari kita lihat definisi menurut penulis. hemat adalah sesuatu keadaan dimana seseorang berperilaku, bertindak dan berpikir secara detail dan memperhitungkan secara matang. ia memikirkan apa manfaatnya, apa akibatnya, dan apa itu realistis untuk dilakukan. ditinjau secara komperhensif dan dilakukan secara bijak dan logis.
mari kita liat contoh sederhana. jono dan mamat siang itu merasa sangat lapar, dikarenakan aktivitas kampus yang padat dari pagi. mereka berdua pun bergegas mencari warung makan. secara financial jono dan mamat adalah orang yang berkekuatan financial yang biasa, tidak banyak dan tidak sedikit. hanya saja perbedaan financial jono dan mamat terlihat saat mereka mempergunakan uang mereka.
jono yang memang tidak peduli saat makan, pokoknya makan aja asal perut kenyang. tidak memperhitungkan apa yang dimakan, maanfaatnya untuk tubuh, dan kesehatan apa dan uangnya cukup atau tidak. si jono memesan nasi dengan lauk ayam, tahu, tempe, ati ampela dan teh manis. sedangkan mamat orangya sangat detail memperhitungkan segala sesuatu. ia tahu bahwa di siang hari memerlukan karbonhidrat yang banyak sebagai energi dan protein di tambah sayuran hijau, maka ia hanya memesan nasi (karbonhidrat), telor dan tempe (protein), dan sayur hijau (vitamin), dan hanya meminum air putih.
tentu saja bila dilihat porsi makan dan uang yang harus dibayarpun si mamat lebih murah. tetapi dari perhitungan dan kondisi dan sumberdaya yang ia miliki ia bertingkah laku hemat. sedangkan si jono makan dengan banyak sekali variasi lauk pauk tapi ia tidak mengetahui dan memperhitungkan apa yang ia dapatkan dari konsumsi tersebut. dan kebiasaan makan sambil minum air teh adalah tidaklah baik. dari hasil contoh diatas bisa dilihat bahwa berprilaku hemat adalah bertindak secara detail, bijak dan logis. dan tentunya ia mengunakan sumber daya ia sendiri tidak mengunakan sumber daya orang lain.
kesimpulan
penulis juga tidak bisa memberikan penjelasan pasti tentang apa beda pelit dan hemat, articel diatas hanya berupa opini, tidak ada tinjauan akademis yang melatar belakanginya, hanya berupa pengalaman dan observasi di lingkungan sekitar. tapi secara singkat dapat diketahui:
pelit adalah orang yang memiliki sumber daya tapi ia tidak gunakan sumber dayanya dan memilih memakai sumber daya orang lain.
hemat adalah orang yang memilki sumber daya dan ia mengunakan sumber daya tersebut tetapi dalam melakukannya ia berhitung cermat dan detail, apa manfaatnya, apa akibatnya, dan apa hal tersebut memungkinkan dilakukan................
perlu dingat tiada yang tahu pasti orang itu pelit atau hemat, yang tahu hanya orang yang melakukannya sendiri.....................jadi apakah anda hemat atau pelit????????????
Saturday, December 17, 2011
Terima Kasih
assalamualaikum
actually today we are lost some basic value of indonesian culture, that is to say thanks. to day everybody is very hard to say "thanks". i dont know why? becouse of that, i wanna suggest for everyone to say thanks...use that word as value in all of your life.
terima kasih, sebuah kata yang simple mudah diingat mudah ditulis tetapi sangat sulit untuk direalisasikan dalam bentuk ucapan. secara umum terima kasih adalah suatu bentuk refleksi manusia memberikan apresiasi kepada seseorang terhadap sesuatu yang telah ia lakukan. tapi lebih dari itu ucapan terimah kasih sesunguhnya sangatlah komplek dan sangatlah relatif bila dilihat di berbagai sisi.
dari hasil sebuah penelitian yang dilakukan oleh Florida State University, Tallahasse. ternyata mengucapkan kata terima kasih bisa memberikan dampak psikologis positip terhadap orang yang menerima ataupun yang menyapaikan ucapan tersebut. serta dapat memperbaiki perilaku dalam hubungan antar manusia.
di indonesia sendiri, budaya mengucapkan terima kasih telah lama ada, dan telah menjadi nilai kesopanan masyarakat. sejak kecil kita telah diajarkan oleh orang tua kita, bahwa ucapakan terim kasih dapat diberikan terhadap apa saja yang telah kamu lakukan. baik itu engkau ditolong orang lain, mendapatkan pujian, mendapatkan penghargaan, ataupun menghormati seseorang.
seiring berjalannya waktu ucapan terima kasih dewasa ini sangat jarang kita temui, walaupun di ucapkan atau dituliskan makna akan ucapan itu sangat relatif. memang benar makna dari ucapan terima kasih, hanya bisa diketahui sesunguhnya, oleh seseorang yang mengucapkannya. apakah ia dengan tulus memberikannya ucapan tersebut ataukah nya formalitas sekedar ucapan "basa-basi".
masyarakat indonesia sekarang telah melupakan arti penting ucapan terima kasih. banyak anak muda sekarang begitu "jaim" mengucapkannya. sekarang ini segala sesuatu yang seseorang dapatkan diangap bukan karena pertolongan orang lain tapi karena memang sudah tugasnya. contohnya apakah teman-teman pernah mengucapkan terima kasih kepada office boy yang telah membersikan kelas, menghidupkan AC, mengurus kelas dll. tentunya tidak, kalupun ada itupun sangat relatip. banyak yang beranggapan bahwa hal tersebut memang tugasnya dan ia pantas melakukannya.
sekarang yangmenjadi buah pikiran semua orang adalah, apakah refleksi rasa terima kasih hanya dapat di experesikan lewat ucapan dan tulisasan saja? tentunya ada banyak hal yang dapat dilakukan. contoh seorang pemain sepakbola, seperti Titus Bonai dengan lambaian tangan ia melambai-lambai di kerumunan suporter, perilaku tersbut memberikan makna bahwa ia mengucapkan terim kasih atas dukungan penuh suporter yang tiada hendi mendukung Tim Garuda Muda.
pemberian senyum kepada sesama, bertut kata sopan, berprilaku baik terhadap seseorang juga memberikan indikasi rasa terima kasih. mungkin, teman-teman pernah disakiti orang atau pernah mendaptkan hal yang buruk. ucapkan saja terima kasih karena telah memberikan mimpi buruk kepada saya. dan tentunya dengan begitu anda telah memberikan respon terhadap hal yang buruk dengan rasa yang baik. walupun pastinya sakit di hati....ha ha ha
mungkin sudah sepatutnya segala aspek kehidupan kita diisi dengan ucapan terimakasih. marilah ucapakan terima kasih di dilakukan setiap perbuatan, tindakan, ucapan, dan tulisan.
TERIMA KASIH
Sunday, October 9, 2011
Sang Pengangu Dalam Belajar
assalamualaikum
honestly i am on the mood now, so i was decide to wrote some advantage artikel. the title is "pengangu dalam belajar". everybody did have to get it about this problem, sometime we still handle it but more lost because it. perhaps this problem is not weird indeed some people say it is usual in human being. i did not waste time ............let start it
1. malas
malas menjadi suatu musuh dan penyakit banyak orang. hampir setiap orang kalah ditaklukan oleh monster satu ini. kekuatan malas memang sangat dahsat. karena datang dari godaan setan, kita bisa rasakan di saat kita akan melakukan suatu kebaikan apa pun bentuknya. selalu malas itu datang menghampiri. ia selalu membisikan kita unutk mencari alasan untuk menundanya. sebentar lagi ah..! naggung ni, entar aja, dan masih banyak lagi alasan yang kita rasionalkan untuk menundanya.
anehnya kita selalu nurut akan suggesti tersebut, padahal kita tahu bahwa hal tersebut tidak lah baik bagi kita. contohnya kita disuruh orang tua kita ke pasar untuk beli sesuatu pas banget kamu lagi nonton tv dengan berbagai alasan kamu menundanya. karena lagi seru tv ya, atau nunggu abis aja acara ya. dan tanpa di sangka hujan turun lebat dan akhirnya kamu gak jadi deh pergi ke pasar. akibat dari kamu di kalahkan oleh rasa malas tersebut.
contoh lain adalah misalkan ada mahasiswa yang mendapatkan tugas dari dosen. tiba -tiba rasa malas datang. akhirnya tugas itu tidak langsung dikerjakan karen amasih ada jeda waktu 1 minggu, terus di tunda- tunda dan akhirnya kelabakan dan tidak dikerjakan itu tugas. sampai di kelas binggung tanya teman sana-sini, dan akhirnya melakukan perbuatan jelek. berdoa agar tu dosen jatuh sakit jadinya tidak datang ataupun itu dosen lupa bahwa ada tugas. semua itu disebabkan oleh rasa malas yang selalu menghampiri
2. ngantuk
sang pengangu ini sangat dekat dengan monster sebelumnya. kalau udah malas pasti bawaannya ngantuk, udah gak aneh itu terjadi. tapi kalau bicara tentang ngantuk banyak di sebabkan banyak hal, beberapa diantaranya adalah kurang darah, capek, kekenyangan, tidak semagat. masing-masing penyebab memiliki obatnya masing-masing. misal, kalau capek ya istirahat. namun, jangan sampai kebablasan, bisa repot jadinya. tidur 1 jam biasanya dapat mengembalikan kondisi tubuh menjadi segar kembali. atau abis itu langsung mandi bikin kita kembali semagat unutk kembali belajar.
kalau kita mengutip apa yang dilakukan Rasulullah SAW yang hanya tidur sehari hanya 4-5 jam. yaitu beliau tidur sehabis sholat isa kira-kira 4 jam, dan di lanjutkan bangun melanjutkan sholat malam sampai fajar menjelang. patuh kita teladani dan di tiru memanfaatkan waktu dengan aktivitas bermanfaat.
nah kalau maslahnya adalah kekenyagan itu mesti bisa mengendalikan perut, inti nya abis makan jangan dekat-dekat dengan kasur atau bantal. kalau dekat -dekat kita pasti tergoda untuk tidur dan lupa deh belajar. usahakan abis makan melakukan hal-hal kecil seperti beraktivitas kecil.
3. teman
kalau bicara teman memang sangat tergantung dengan pergaulan kita, bisa kita bergaul dengan anak yang rajin belajar pastinya kita akan ikut belajar, dan sebaliknya apabila kita bergaul dengan anak yang nakal pastilah kita ikut tan berbuat nakal.
orang terdekat kita bisa juga menjadi sumber rasa malas kita. misakan si budi lagi mau belajar buat ujian besok, eh.. tiba-tiba si mamat dateng ngajakin maen skateboard. dengan alasan di taman kota banyak cewe ya. jadinya kita tergangu kan, apabila kita gak kuat imannya , jadinya kita ikutan dah dan melupakan namya belajar.
4. TV
bisa dibilang ini benda merupakan menjadi penyumbang terbesar rasa malas kita untuk belajar. berbagai survei telah dilakukan unutk mengecek fenomena ini. dan hasilnya cukup mencegangkan. pada saat kita belajar kita selalu terbujuk untuk menonton tv entah itu sinetron, reality show, atupun comedy. semua ditanyangkan secara berurutan. mengakibatkan kita lupa waktu dan akhirnya waktu udah larut, mata udah gak bisa kompromi dan hasilnya tidur, lupa deh akan belajar.
nah coba kita liat lagi acara apa sih yang bener-bener bermanfat, kalau kita hitung memang sedikit, kebanyakan statiun televisi hanya mengejar rating dan sponsor dan tidak memasukan unsur edukasinya di dalam programnya. maka dari itu kita harus pintar-pintar mengatur waktu. menonton tv dalam satu hari cukup 2 jam dan pastikan menonton acara yang memang bermanfaat seperti berita, latop si unyil, on the sport dll. intinya bisa-bisa kita unutk membagi waktu untuk hal yang bermanfaat.
coba deh lo luangkan waktu tersebut dengan hal yang positip seperti latihan futsal, latihan gitar, atau bahkan menulis itu lebih baik. selain meningkatkan kemampuan soft skill juga hal tersebut tidak membosankan.
5. games
bermain itu memang mengasikan apalagi mainan itu lagi tren di mana-mana kalau udah begini kita pasti tidak mau digangu dan biasanya lupa waktu. kalau di tanya "entar lagi seru ni, bentar lagi abis ini" padahal effecknya bisa fatal, rata-rata games sekarang memberikan effeck kecanduan. dan akibatnya lupa semuanya deh makan, tidur, tugas, sekolah, bahkan lupa pulang ke rumah.
sebernarnya main games tidaklah salah tergentung individunya. bagaiman ia memanage waktunya dan bisa mengendalikan diri. bermain games untuk menghilangkan rasa bosan sangat dianjurkan dan membuat emosi kita kembali segar.
6. chatting
siapa yang kenal dengan namanya handphone. hampir setiap orang memilikinya anak SD pun telah memilikinya. dengan harga yang murah setiap orang bisa menjangkaunya. walaupun harus membeli pulsa dan duitnya nodong orang tua. nah di kalangan anak remaja sekarang ini lagi tren namanya chatting, hanya sekedar menyapa dan berkenalan. mereka biasanya menghabiskan banyak waktu untuk hal ini. padahal waktu yang di gunakan untuk belajar jadinya tergangu. tidak heran apabila kita bisa melihat remaja kita terkena virus addicted freak di mana setipa detik melihat handphone, kalau gak liat handphone rasanya mau gimana gitu.
beda lagi dengan internet, banyak yang beralasan chatting di internet bisa menambah teman. iya, hal tersebut memang benar adanya. tapi kita harus melihat sudut pandang yang lain. yaitu apa topik yang kita bicarakan di chatting tersebut kalau kita berbagi ilmu atau berdiskusi tentang suatu fenomena dan dapat menghasilkan solusi, hal tersebut merupakan suatu sarana edukatip yang baik. tapi kenyataanya banyak remaja hanya unutk maen-mean di internet dengan hal-hal yang kurang produktip.
ada kutipan QS ar- Ra'd (12) 1
sesunguhnya allah tidak akan mengubah keadan yang ada pada diri suatu kaum, sehinga mereka berusaha unutk mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.
Subscribe to:
Posts (Atom)










